TUGAS
RANCANG BANGUN JARINGAN II
Tema
: Pengaturan Jaringan Dalam Suatu
Perusahaan
1. Tuliskan
apa yang dimaksud dengan EIGRP !
ð Enhanced
IGRP adalah sebuah protocol distance – vector yang classless
yang sudah ditingkatkan (Enhanced), yang memberikan kita keungulan yang nyata
dibandingkan propriertary Cisco lainnya, yaitu Interior Gateway Routing
Protocol (IGRP). Inilah pada dasarnya mengapa disebut Enhanced IGRP.
2. Tuliskan
apa yang kamu ketahui tentang penggunaan protocol routing EIGRP !
ð EIGRP
menggunakan konsep dari sebuah autonomous system untuk menggambarkan kumpulan
dari router-router yang contiguous (berentetan, sebelah-menyebelah) yang
menjalankan routing protocol yang sama dan berbagai informasi routing. Tetapi
tidak seperti IGRP, EIGRP memasukan subnet mask kedalam update route-nya. EIGRP
kadang-kadang disebut sebagai routing protocol protocol hybrid karena ia
mempunyai karakteristik-karakteristik baik dari protocol distance-vector maupun
dari protocol link-state.
3. Tuliskan
apa yang kamu ketahui tentang terminologi
dan table routing EIGRP !
ð Terminologi
(bahasa latin:terminus) atau peristilahan adalah ilmu tentang istilah dan
penggunaannya. Istilah dalam bahasa arab adalah kata dan gabungan kata yang
digunakan dalam konnteks tertentu.
Ø Table
routing EIGRP
a. Table
neighborship (biasanya disebut sebagai tabel tetangga atau neighbor table).
Merekam informasi tentang router-reouter yang telah membantuk hubungan
bertetangga (neighborship).
b. Tabel
topologi menyimpan pengumuman-pengumuman (advertisement) route tentang semua
route di inetnetwork yang diterima dari setiap teangga.
c. Tabel
route menyimpan route-route yang sekarang digunakan untuk membuat keputusan
routing. Akan ada copy-copy terpisah dari setiap tabel ini untuk masing-masing
protocol yang secara aktif yang didukung oleh EIGRP, apakah itu IP, IPX atau
Apple Talk.
4. Bandingkan
penggunaan Protokol Routing EIGRP dengan Protocol Routing RIP ? tuliskan
kelebihan dan kekurangan kedua protocol tersebut !
ð EIGRP
menggunakan konsep dari sebuah autonomous system untuk menggambarkan kumpulan
dari router-router yang contiguous (berentetan, sebelah-menyebelah) yang
menjalankan routing protocol yang sama dan berbagai informasi routing. Tetapi
tidak seperti IGRP, EIGRP memasukan subnet mask kedalam update route-nya. EIGRP
kadang-kadang disebut sebagai routing protocol protocol hybrid karena ia
mempunyai karakteristik-karakteristik baik dari protocol distance-vector maupun
dari protocol link-state.
Kelebihan Protocol
EIGRP
1. Satu-satunya
protocol routing yang menggunakan route backup. Selain memaintain tabel routing
terbaik, EIGRP juga menyimpan backup terbaik untuk setiap route sehingga setiap
kali terjadi kegagalan pada jalur utama, maka EIGRP menawarkan jalur alternatif
tanpa menunggu waktu convergence.
2. Mudah
di konfigurasi semudah RIP
3. Summarization
dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Pada OSPF summarization hanya bisa
dilakukan di ABR dan ASBR.
4. EIGRP
satu-satunya yang dapat melakukan unequal load balancing.
5. Kombinasi
terbaik dari protocol distance vector dan link-state.
6. Mendukung
multiple protocol network (IP IPX dan lainnya)
Kekurangan protocol EIGRP
1. Satu
kelemahan utama EIGRP adalah protocol ini cisco-proprietary, sehingga
diterapkan pada jaringan multivendor diperlukan satu fungsi yang disebut route
distribution.
ð RIP
Routing Protocol
menggunakan algoritma distance vector, yaitu algoritma Bellman-Ford. RIP yang
merupakan routing protocol dengan algoritma distance vactor, yang menghitung
jumlah hop (count hop) sebagai outing
metric. Jumlah maksimum dari hop yang diperbolehkan adalah 15 hp. Tiap RIP
router saling tukar informasi routing tiap 30 detik, melalui UDP port 520.
Untuk menghindari loop routing, digunakan teknik split horizon with poison reverse. RIP merupakan routing protocol
yang paling mudah untuk di konfigurasi.
Kelebihan protocol
RIP :
1. RIP
menggunakan metode Triggered update
2. RIP
memiliki timer untuk mengetahui kapan router harus kembali memberikan informasi
routing. Jika terjadi perubahan pada jaringan, sementara timer belum habis,
router tetap harus mengirimkan informasi routing karena dipicu oleh perubahan
tersebut ( Triggered Update)
3. Mengatur
routing menggunakan RIP tidak rumit dan memberikan hasil yang cukup dapat
diterima, terlebih jika jarang terjadi kegagalan link jaringan
Kekurangan protocol RIP :
1. Jumlah
host terbatas
2. RIP
tidak memiliki informasi tentang subnet setiap route
3. RIP
tidak mendukung Variable Length Subnet Masking (VLSM)
MELAKUKAN
KONFIGURASI ROUTING DYNAMIC EIGRP
1.
Buatlah topologi jaringan seperti berikut :
No
|
Nama
konfigurasi
|
Setting
|
1
|
Jenis
pengalamatan
|
DHCP/Static
|
2
|
IP
address
|
192.168.1.2
|
3
|
Subnetmask
|
255.255.255.0
|
4
|
Gateway
|
192.168.1.1
|
2. Atur
IP address pada laptop1
No
|
Nama
konfigurasi
|
Setting
|
1
|
Jenis
pengalamatan
|
DHCP/Static
|
2
|
IP
address
|
192.168.2.2
|
3
|
Subnetmask
|
255.255.255.0
|
4
|
Gateway
|
192.168.2.1
|
3. Atur
IP address pada laptop2
No
|
Nama
konfigurasi
|
Setting
|
1
|
Jenis
pengalamatan
|
DHCP/Static
|
2
|
IP
address
|
192.168.3.2
|
3
|
Subnetmask
|
255.255.255.0
|
4
|
Gateway
|
192.168.3.1
|
4. Atur
IP address pada router0
Konfigurasi
IP address pada FastEthernet 0/0
Router (config) # interface fastethernet 0/0
Router (config-if) # ip address 192.168.1.1
255.255.255.0
Router (config-if) # no shutdown
Konfigurasi
IP address pada Serial0/1/0
Router (config) # interface Serial0/1/0
Router (config-if) # ip address 10.10.10.0 255.0.0.0
Router
(config-if)# clock rate 64000
Router (config-if) # no shutdown
5.
Atur
IP address pada Router1
Konfigurasi
IP address pada FastEthernet 0/0
Router (config) # interface fastethernet 0/0
Router (config-if) # ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
Router (config-if) # no shutdown
Konfigurasi
IP address pada Serial0/1/0
Router (config) # interface Serial0/1/0
Router (config-if) # ip address 10.10.10.2 255.0.0.0
Router (config-if) # no shutdown
Konfigurasi
IP address pada Serial0/1/1
Router (config) # interface Serial0/1/1
Router (config-if) # ip address 12.12.12.1 255.0.0.0
Router
(config-if)# clock rate 64000
Router (config-if) # no shutdown
6.
Atur
IP address pada Router2
Konfigurasi
IP address pada FastEthernet 0/0
Router (config) # interface fastethernet 0/0
Router (config-if) # ip address 192.168.3.1 255.255.255.0
Router (config-if) # no shutdown
Konfigurasi
IP address pada Serial0/1/0
Router (config) # interface Serial0/1/0
Router (config-if) # ip address 12.12.12.2 255.0.0.0
Router
(config-if)# clock rate 64000
Router (config-if) # no shutdown
MENGECEK KONFIGURASI DAN KONEKSI
1. Mengecek
interface pada router0
Router>enable
Router#show ip
interface brief
Gambar yang
ditampilkan pada router
2. Mengecek
table routing pada Router0
Router#show ip router
Gambar yang ditampilkan pada router
3. Mengecek
koneksi dari PC0 ke PC lain
PC> ping 192.168.3.2
Gambar yang ditampilkan
4. Mengecek
rute yang dilewati
PC>tracert 192.168.3.2
Gambar yang ditampilkan
KELOMPOK 3 :
- ELIS SULASTRI,
- EUIS ARISKA,
- LUTFIAH SURYANI,
- NURWIDIYANI,
XII TKJ 3
